Jakarta – Senjamedia, Kasus penyiraman air keras yang dialami Wakil Koordinator kontraS Andrie Yunus di kawasan Jalan Salemba I-Talang, Senen, Jakarta Pusat pada Kamis (12/3/2026) malam disoroti banyak pihak. Hanya berselang sehari, potret wajah pelaku yang diketahui berjumlah dua orang itu pun beredar luas di media sosial.
Direktur Eksekutif jaringan Moderat Indonesia (JMI) itu mengunggah potret dua pria yang diduga merupakan pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie lewat instagramnya @islah_bahrawi pada Minggu (15/3/2026).
Hal itu dibuktikan dengan pelaku yang tidak menggunakan penutup wajah. Dirinya menduga, kedua pelaku memiliki alasan untuk tidak menutup wajahnya.
”Mereka percaya diri untuk tidak menutup wajahnya. Nampaknya, ada niatan sejak awal bahwa mereka sengaja untuk menunjukkan identitasnya. Ada rasa superioritas, arogansi dan pesan yang ingin ditunjukkan: ‘Jangan ganggu kami,” tulis Bahrawi.
”Percayalah, kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus ini tidak sesederhana itu. Mereka digerakkan oleh segelintir orang dengan rencana kejahatan besar. Sama seperti tragedi yang dialami oleh munir Thalib dan beberapa aktivis supermasi sipil lainnya,” jelasnya.
