Covid-19 Varian Delta, Wagub: Masyarakat Jangan Panik

Kesehatan199 Views

MATARAM-Masuknya Covid-19 varian Delta di NTB membuat kita harus lebih ekstra waspada. Namun hal ini tidak boleh membuat kita harus panik. Kita harus
menghadapi Covid-19 varian Delta ini dengan tenang, karena ketenangan sebagai energi untuk bersinergi bersama untuk menghindari penyebaran virus ini.

Demikian hal yang disampaikan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, selaku Satgas Covid-19 saat melakukan konferensi pers, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Asisten III Provinsi NTB, Asisten II Provinsi NTB, Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD Provinsi NTB, di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur NTB, Jum’at, 9 Juli 2021.

Dikatakan Umi Rohmi, sebanyak 13 kasus varian Delta di NTB dalam kondisi baik, hanya satu orang yang masih dilakukan pemantauan ketat dari pihak RSUD Provinsi NTB.

Untuk itu, Umi Rohmi menegaskan, Keselamatan kita dari paparan virus Covid-19 varian Delta ini, sangat tergantung seberapa patuh dan disiplinnya kita dalam mematuhi Prokes di setiap aktivitas sehari-hari.

Provinsi NTB ke depan harus membangun sinergi dengan semua pihak, baik Kabupaten/kota, insan pers untuk lebih giat lagi melakukan edukasi dan melakukan penertiban tehadapa seluruh kegiatan masyarakat agar selalu taat Prokes.

“Kebersamaan untuk saling menguatkan adalah modal besar untuk menghadapi Covid-19,” tegas Umi Rohmi.

Selain itu, aturan-aturan lalulintas orang di NTB juga akan semakin diperketat, aturan ke NTB melalui bandara wajib PCR. Ditambahkan Wagub bahwa saat ini stok Oksigen juga masih sangat cukup, namun hal ini tidak boleh membuat kita lengah, antisipasi akan terus kita lakukan kedepan. Sedangkan sebagai sarana layanan, Provinsi NTB telah menyiapkan telemedicine untuk masyarakat berkonsultasi terkait Covid-19. Pusat-pusat keramaian juga menjadi perhatian utama, dan aturan work from home (WFH) juga harus dijalankan.

Baca Juga:  Rumah Sakit Universitas Mataram Dukung Penuh Fakultas Kedokteran Unram Pertahankan Akreditasi A/Akreditasi Unggul

“Kita perkuat sinergi Kabupaten/kota dalam meningkatkan kewaspadaan untuk antisipasi kemungkinan- kemungkinan yang tidak kita inginkan, sehingga kita bisa mengendalikan situasi-situasi yang tidak kita inginkan,” tutupnya. (adpim/has)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *